Setelah sekian lama sejak album Vol: 3 ( The Subliminal Verses ) dan 9.0 : Live, akhirnya grup yang berjumlah 9 orang bertopeng ini mengeluarkan album terbarunya, yaitu All Hope Is Gone, yang kemungkinan rilis pada pertengahan agustus 2008. Sesuai dengan biasanya, tiap kali ganti album, topeng yang digunakan juga berevolusi ( berubah ). Dan sebelum album keluar ke pasaran, anda sudah dapat menikmati salah satu single dari album All Hope Is Gone yang berjudul Psychosocial.
October 3, 2008
September 15, 2008
black light burns
blb
Anda kenal Limp Bizkit (LB)?. tentu. siapa yang tak kenal grup band asal AS yang fenomenal ini. Fred durst (Vokal) yang nge-rap dan agak bengal, dan yang menarik ulah gitaris LB, Wes Borland, dengan selalu memakai lensa kontak warna hitam dan suka melumuri tubuhnya dengan warna-warna suka-suka.
nah, kita bicara mengenai nih orang (Wes). Setelah keluar dari LB dan gabung lagi saat pembuatan album LB “the unquestionable truth part 1” kemudian status Wes tidak jelas lagi, setidakjelas keberlanjutan dari LB sendiri.
Dan Wes pun mengakui bahwa saat ini prioritasnya adalah band barunya yang bernama “black light burns”.
awalnya nih orang telah membuat side project saat suntuk bersama LB yang diawali dengan band “BIG DUMB FACE”, band konyol ala Wes,. disini Wes berperan sebagai vokalis,gitaris,bassis and drumis…(also programming). Diberitakan bahwa band BDF ini adalah cara WES untuk mengetes penerimaan pemirsa (pendengar) akan music style yang akan diusung Wes (yang multi instrumentalis) dengan semangat yang tidak serius. dan dilanjutkan dengan “EAT THE DAY”.
And now, Wes mencoba meng-eksis-kan dirinya melalui Black Light Burns (BLB), sebagai vokalis! dan hal inilah yang akan dikomentari penulis.
penulis telah mendengar tiga lagu dari album perdana BLB (Cruel melody), dan kesimpulannya… sebaiknya wes tutup mulut aja deh, and play those guitars! dari tiga lagu itu (animal, lie, & coward) menurut penulis hanya animal yang menarik perhatian.
Coba anda bayangkan suara fred durst bila menyanyikan lagu ini (animal), pasti anda pikir lagu ini “Limp Bizkit” banget! Jadi sebenarnya (kesimpulannya) Limp bizkit itu adalah Wes Borland, tanpa menyampingkan peran personil lainnya.
Oke. lupakan Limp Bizkit.
nih orang ngga cocok jadi vokalis (atau vokal nya yang ngga cocok dengan musik yang diusungnya : Alternative Rock/Industrial Rock). Musiknya oke, gahar, hard, tapi vokal seperti seseorang yang sedang bersenandung kecil didalam kamar mandi, terlepas dari bahwa Wes memiliki ke-khas-an sendiri dalam bermain gitar. dan juga ia seorang yang brilian (dalam bergitar).
sebaiknya Wes tetaplah berfokus dengan instrumen yang sangat dikuasainya sampai saat sekarang (dan disegani) : Gitar. biar orang lain saja yang jadi vokalis. seorang Wes tak kan redup bila hanya memainkan gitar. bagaimanapun yang terjadi, anggota band yang terkenal biasanya sang vokalis dan gitaris. dan Wes tak akan kehilangan perhatian.
tapi usaha WES pantas diacungi jempol, berani muncul ke rimba per-musik-an dan menunjukkan inilah Wes Borland apa adanya (dan ngga malu, ngga mau menipu, dan pede aja lagee…). ia mencoba jujur dalam bermusik.
September 7, 2008
DRAGON FORCE



Asal grup : London, Inggris
Genre : Extreme power metal dan Speed Metal
Tahun berdiri : 1999 (DragonHeart), 2003 (DragonForce) s.d sekarang
Album : Valley of the Damned – Demo (DragonHeart) – 2000
Valley of the Damned – 2003
Sonic Firestorms – 2004
In Human Rampage – 2006
Personil : 6 orang

Band ini mulai berdiri pada tahun 1999 dengan formasi Herman Li (Gitaris), Sam Totman (Gitaris), ZP Theart (vokalis), Didier Almouzni (drummer), pada saat itu belum ada pemain Bass.
Pada tahun 2000, mereka mulai mengeluarkan album demo mereka dengan tajuk “Valley of The Damned” dengan 5 track demo lagu.
Juni,2000, demo mereka mulai di rilis di sebuah situs mp3.com, dan mereka memuncaki tangga2 lagu power metal, pada saat itu, Bassist Diccon Harper yang merupakan alumni grup band selandia baru beraliran black metal, demoniac, menyusul mantan teman2 nya yg berasal dari grup yg sama Herman Li dan Sam Totman, untuk bergabung dengan DragonHeart.
Di tahun 2001, mereka banyak menulis lagu untuk debut album mereka, dan melakukan banyak pertunjukan. di tahun 2001, sang keyboardis, vadim pruzhanov bergabung dengan DragonHeart, dan mulai ikut di berbagai pertunjukan mereka.
Setelah terikat kontrak dengan Noise records pada tahun 2002, mereka mulai sibuk untuk melakukan rekaman versi final album debut mereka “Valley of The Damned”.
Pada tahun 2002, bassist Diccon Harper mulai merasa bahwa DragoHeart tidak sealiran dengan aliran musiknya, dia keluar dari grup band tersebut, kemudian posisinya digantikan oleh Adrian Lambert.
setelah melewati beberapa tour, 2003, Didier Almouzni, pemain drum grup ini, juga ikutan mundur dengan alasan yang sama di utarakan oleh Diccon Harper.
mengisi kekosongan Didier, dave mackintosh, drummer band aliran symphonic Black metal “Bal-Sagoth”.
Kemudian, di tahun 2003 album debut pertama mereka keluar dengan nama yang sama dengan album mereka sebelumnya “Valley of The Damned”. yang sekaligus merubah nama grup band menjadi DragonForce dari nama sebelumnya DragonHeart, yang ternyata nama DragonHeart telah dipakai grup beraliran power metal juga, asal brazil, yang berdiri sebelum mereka, yaitu pada tahun 1997.
Album kedua mereka (Dragon Force), Sonic Firestorms mulai direkam pada bulan Oktober sampai dengan desember tahun 2003.
dan pada tahun 2006 mereka merilis album ketiganya, In human Rampage.
Personil mereka sekarang terdiri dari 6 orang, yaitu
ZP “Zippy” Theart (1999-sekarang)
Herman Li (1999-sekarang)
Sam Totman (1999-sekarang)
Vadim Pruzhanov (2001-sekarang)
Dave Mackintosh (2003-sekarang)
Frédéric Leclercq (2005-sekarang)
Anggota Dragon Force terdahulu ada 5 orang, yaitu sebagai berikut:
Adrian Lambert (2003-2005)
pemain bass
Didier Almouzni ( 2000 – 2003)
pemain drum
Diccon Harper (2000 – 2002)
pemain bass
Steve Scott (1999 – 2000 )
pemain bass
Steve Williams (1999-2000)
pemain keyboards
Discography :
Valley of the Damned (2000 Demo)

1. Valley of the Damned
2. Revelations
3. Starfire
4. Black Winter Night
5. Disciples of Babylon
Valley of The Damned (2003)

1. Invocation of the Apocalyptic Evil
2. Valley of the Damned
3. Black Fire
4. Black Winter Night
5. Starfire
6. Disciples of Babylon
7. Revelations
8. Evening Star
9. Heart of a Dragon
Sonic Firestorm (2004)

1. My Spirit Will Go On
2. Fury of the Storm
3. Fields of Despair
4. Dawn Over a New World
5. Above the Winter Moonlight
6. Soldiers of the Wasteland
7. Prepare for War
8. Once In a Lifetime
Inhuman Rampage (2006)

1. Through the Fire and Flames
2. Revolution Deathsquad
3. Storming the Burning Fields
4. Operation Ground and Pound
5. Body Breakdown
6. Cry for Eternity
7. The Flame of Youth
8. Trail of Broken Hearts
September 6, 2008
Requiem Aeternam
Now here is a band that has come a long way. Requiem Aeternam memulai karir pada tahun 90 an terbentuk di Montevideo, Uruguay. Initially composed of main man José Romero, the two Martin’s (López and Méndez) of Opeth fame, and another guitarist, all of whom left the band before recording an actual release. José picked up another bassist and drummer for the 1998’s Eternally Dying, which led to some South American tours. Time passed, and then in 2002, José relocated to New York City, where he picked up another bassist and recruited Alex Hernandéz (ex-Immolation) to drum for this full-length release, Philosopher.
The end result is one of the more interesting albums I’ve heard this year. Their sound has progressed from a sort of acoustic-laced, melodic black metal, to a weird amalgamation of progressive death/black metal, dark acoustic (think Agalloch), and doom, all topped off with a bizarre vocal performance by José. In fact, the band actually bears more resemblance to Opeth now, than on their earlier work. But anyway, about those vocals…when he is screaming he sounds like a man scared to death. When he sings clean, he’s a dead ringer for Serj of System of a Down – a nasal, droning voice that many of you will be turned off by, but that I find passable, even if somewhat out-of-place. Also, the lyrics switch off between Spanish and English.
A good chunk of the album consists of clean and acoustic parts, although when they choose to get heavy, they do so in a way that magnifies the intensity of the actual music. This can be heard on “Wisdom”, where very solid acoustic work builds to a dire crescendo, that again, is very Opeth-like. Requiem Aeternam also love to harmonize higher-pitched guitar lines, in solos, and in despairing leads. “Antichrist” is as close to a shred track as you’ll hear on this album, with many different styles of playing on display. The final track, aptly titled “Track 8” brings Philosopher to a proper close. Competent, mid-paced death metal mixes with doomy leads, which briefly yield to calmer acoustic interludes, and back and forth for a full seven minutes.
While this album is not on the level of the works by the other bands referenced, it is strangely compelling. Theirs is a sound I’ve never really heard attempted, in bringing different styles of metal together with José’s atypical vocal stylings. Definitely download “Track 8” off of their site and then decide for yourself if this is for you.
September 5, 2008
A7X
M. Shadows – vocals
Zacky Vengeance – guitar
Synyster Gates – lead guitar
The Reverend – drums
Johnny Christ – bass
Band paling potensial beberapa tahun terakhir ini,A7X
“We’re at the point now where we’ve come into our own,” ujar M. Shadow dengan membawa sebagian ambisi dari album terbaru mereka:”city of evil” setelah 2 album terdahulu yang juga cukup sukses:”Sounding the Seventh Trumpet” dan “Waking The Fallen”
Mendengarkan A7X berasa mengingatkan kita(mungkin bapak-om kalian) pada sesuatu:Iron maiden! dan Metallica. Hal tersebut dibenarkan sendiri oleh M.Shadows dengan komentar susulanya:”In Southern California you’re really brought up in the whole punk world. At the same time, we were growing up listening to Pantera, Megadeath, Metallica and Slayer records” dia bahkan menambahkanya lagi:”So then you think, ‘I want to play in that kind of band, but I want to play in this kind of band.’ Then you pass that point and all of a sudden you’re just writing music and it comes out naturally. But that’s what happens cause of all the different influences we have. And we’re definitely not afraid to put anything in our songs if we think it calls for it.”
Yeah,A7X memang melambangkan musik rock (ato mungkin metal?) masa kini, sama seperti gambaran orang terhadap GnR di dekade 1990-an.Mereka meneruskan tradisi dari GnR,Queen, dan Led Zeppelin. dengan menambahkan unsur orchestra di sebagian lagu mereka dan masih terdengar keras!!simak saja The Wicked Ends atau Beast and the Harlot,jangan lupa aksi solo dari Synyster Gate di Seize the Day yang mengingatkan kita pada Slash.
A7x “yang seperti disebut-sebut” merupakan reinkarnasi dari
Iron maiden,Guns and Roses, Queen, dan Elvis Costello (mungkin itu bukan selera kamu).Sementara itu, para personel dari A7X pergi, hang out, pesta, minum bersama seniornya itu.yah, salah satu personelnya bilang begini:”kami pergi kemana kami ingin pergi,dan kami minum dimana kami ingin minum” itulah gaya hidup para metalheads:hidup dengan cara mereka sendiri.
hal yang mengejutkan dari a7x:
“para strippers punya ikatan khusus dengan band ini”ujar Zacky V. “mereka sepenuhnya berada di jalan yang sama dengan kami,itu menjadi semacam obat tersendiri bagi kami”
tambah M.Shadows kenapa Strip club?? “Kami menyukai Strip club,itu membuat kami lepas kendali” wuuih!maknyus!!
Pengalaman yang patut dicatat adalah pertemuan mereka dengan Fat Mike dari NOFX (menyusul yah artikelnya) dimana dia memberi sebuah saran yang berguna”He’s like, ‘You know what, if you do this stuff long enough, you gotta fucking have fun. If you can’t have fun on tour then you’ll never last,’”
yah,seperti kata mereka juga “We’ve seen bands that we started out with that got a little bit of a head start or an early break and they’re done. We’ve learned so much more doing it from the ground up. We’ve got so many more stories than other bands will have; so many more good times, bad times. It has made us stronger as a band too,” bisa diprediksikan kalau band yang satu ini pasti bakal lebih bisa mengguncang dunia lagi…..
SLIPKNOT
Aliran yang diusung SLIPKNOT antara lain: Alternative Metal, Neo-shock rock, rap Metal, tapi saya lebih suka mengolongkanya sebagai Nu Metal (dengan definisi yang berbeda dari LP pastinya).
Mereka identik dengan atraksi panggung yang heboh, penuh energi (juga kebencian), serta topeng helloween serta menambahkan semacam “mysterious anatomity” dan nama alias dalam identitas mereka. Penggunaan nomor 0-8juga disertakan di kostum khusus mereka.
SLIPKNOT terbentuk pada akhir 1995 di sekitar Des Moines, IA.penasaran sama nama asli mereka??hehe.. ini yang penting!!no urut beserta nama asli mereka:
0- DJ Sid Wilson
1-drummer Joey Jordison
2-bassist Paul Grey
3-percussionist Chris Fehn
4-guitarist James Root
5-sampler/programmer Craig Jones
6-percussionist Shawn “Clown” Crahan
7-guitarist Mick Thompson
8-vocalis Corey Taylor.
9-Penulis Blog ini (he3x bcanda!)
band yang mengusung ambisi akan ke-tidakpercayaan ini meluncurkan album tepat pada Halloween 1996 yang berjudul: Mate. Feed. Kill. Repeat. album ini didistribusikan oleh Nebraska-based -ismist label dan mendapatkan prerhatian dari RoadRunner records yang pada akhirnya mengontrak mereka pada tahun 1997. Diproduseri pleh Ross Robinson,1999 keluar lagi album mereka yang berjudul SLIPKNOT. Pada saat Summer Ozzfest Package tour, penampilan panggung mereka mulai banyak dibicarakan oleh para metal-fans.Pada penghujung tahun 2000,Slipknot yang dikenal orang dari tour dan “mulut ke mulut” menorehkan prestasi tersendiri bago Roadrunners:platinum.
Mulai dikenal banyak banyak orang, media memprediksikan kalau album terbaru mere akan menduduki nomor 1 di awal penjualanya, tapi persaingan yang ketat di minggu itu membuat album IOWA yang diliris tahun 2001 “hanya” menduduki peringkat 3.
Setelah toyr album baru yang melelahkan, mereka mamutuskan untuk beristirahat sejenak dan memperisapkan label mereka sendiri alias: INDIE yang bernama Maggots Recording dan mengangkat band yang bernama “Downthesun” (ntar aku cariin artikelnya lagi).
Saat istirahat sejenak tadi mereka juga punya side job lho!! nih dia:-Sid Wilson menjadi Dj solo yang ber nick-name DJ star scream
-Root dan Mike Thompson,keduanya bekerja pada solo material
-Joey punya sideband yang bernama The Rejects
-sementara Corey juga punya sideband yang bernama Superego yang sukses menyumbangkan lagu “Bother” menjadi OST Blockbuster MoVie:Spiderman.
Para personil ini pernah mendapatkan kabar gembira dari Inggris dengan ditemukanya Website yang juga bernama “SLIPKNOT” yang dibanjiri email-email kasar.
Di awal 2003,bersama Rick Rubin muncul kepermmukaan:Pulse Of The Maggots!! didalam album ke tiga mereka: vol3:[subliminal Verses].Kedahsyatan Slipknot sama sekali nggak berkurang,simak saja Duality,POM,Vermillion dll.
I WON’T WALK ALONE ANY LONGER,WHAT DOESN’T KILL US JUS MAKE US STRONGER!!
RED HOT CHILI PAPPERS
aliran musik dari Red Hot Chilli Peppers merupakan perpaduan dari Funk, Punk, dan grunge. Dimulai dari berkumpulnya sekumpulan pemuda dengan pandangan musik yang sama yaitu: Anthony kiedis, Michael Balzary (lebih dikenal sebagai Flea), Hilel Slovak sebagai gitar, dan Jack Irons diposisi drum. Mereka memulai karir gemilang di sebuah garasi.
Mereka akhirnya mendapatkan kontrak rekaman dari EMI Records America, sayangnya Irons dan Slovak masih terikat kontrak dengan band lain, posisi mereka untuk sementara digantikan oleh Jack Sherman di gitar dan Cliff Martinez di drum.
Penampilan mereka saat itu sungguh mengejutkan!! mereka tampil dengan busana SEMI-TELANJANG atau terkadang lebih buruk lagi:BUGIL!!.
Di album ke-2 Hilel Slovak kembali bergabung bersama Red Hot Chilli Peppers, di album kedua kali ini mereka diproduseri oleh George Clinton, juga ditambah dengan “Horn Section” Maceo Parker, Fred Wesley.
Album ke-3, mereka tampil lebih rock ,bahkan di sampul albumnya, mereka tampil telanjang bulat dengan kaus kaki menutupi bagian kemaluanya.
Bagaimanapun juga, titik terendah sepanjang karir RHCP terjadi disini, Slovak didapati meninggal karena overdosis (jangan ditiru!!) akibat penggunaan heroin. Dikarenakan kesedihan yang mendalam, jack irons pun memutus kan untuk keluar dari band, situasi saat itu sangat kacau.
Untuk menutup kekosongan yang ada, mereka merekrut Jhonny Frusciante pada gitar dan Chad Smith pada drum, Mereka merilis album yang berjudul “Mother’s Milk” dengan single unggulan “Knock Me Down” yang diatributkan atas kematian Slovak.Album selanjutnya “Blood Sugar Sex Magik” yang sukses besar di pasaran makin menambah semangat mereka dalam bermusik. Sementara itu, lagu ballad pertama mereka:”Under the Bridge” yang merupakan peringkat2 di chart US, memberikan sebuah pandangan baru terhadap mereka yang sebelumnya dicap band yang mengusung “sexism” di lagu-lagu mereka.
J.Frusciante meninggalkan band ini pada 1992 dan digantikan oleh Dave Navarro, bersama anggota baru ini RHCP menuntaskan album mereka:”One Hot Minute” yang dirilis 1995. Salah satu lagu tersebut “Love Rollercoaster” masuuk menjadi Soundtrack film Beavis and Butt-Head Do America.
D.Navarro keluar pada 1998 dan digantikan oleh anggota lama:J.Frusciante, dengan formasi komplit yang masih ada saat ini lahirlah “By The Way” dengan hit single yang sama dengan judul album, Di sekitar akhir tahun 2005, mereka kembali menelurkan album spesial yang berisi 20 lagu dan sukses menggondol 2 penghargaan Mtv Music Award di tahun itu melalui single “Dani California”.
Coba dengarkan:Paralel Universe, Scartissue,Soul to squeeze, The Zephyr song,Cant stop,Tell me Baby,jangan ketinggalan Californication.
MEGADETH
Diawali dari dikeluarkanya Dave Mustaine dari Metallica terbentuklah “Megadeth” personelnya antara lain: David Ellefson sebagai bass, Kerry King di gitar,serta drum yang digawangi Lee Rash (pada akhirnya Kerry King keluar dan bergabung di band lamanya:Slayer). posisi drum yang kosong setelah Kerry King yang balik ke Slayer diisi oleh Chris Poland. Lee Rush yang juga pergi digantikan Gar Samuelson. Dengan formasi tersebut, keluarlah album pertama dari Megadeth: Killing Is My Business…And Business Is Good dirilis di tahun 1985.
Sukses di album pertama membuat Megadeth mulai diirik oleh mayor label dan pada akhirnya dikontrak oleh Capitol Record. Di bawah kabek baru, keluarlah album ke-2 di 1986 :”Peace Sells..But Who’s Buying, meraih sukses besar dan perlahan ketenaran Megadeth menyamai pendahulunya: Metallica untuk merebutkan posisi puncak sebagai “Most Popular Trash Metal”
yah seperti kebanyakan band lain, ketenaran merupakan salah satu penyebab dari berubahnya gaya hidup Mustaine, masalahnya klasik: Drugs dan minuman keras.Mustaine juga memecat Poland serta Samuelsen dan digantikan Jeff Young di gitar dan Chuck Behler di drum.keadaan menjadi lebih buruk saat salah satu anggota tetap mereka, sang bassis keluar di tahun 2002.
Keadaan membaik saat Mustaine sembuh dan memungkinkan untuk bermain gitar lagi dan kembali mengangkat Megadeth kepuncak Trash Metal.
LAMB OF GOD
Lamb Of God mulai terbentuk di tahun 1990 dimana para personelnya Mark Morton, Chris Adler,dan John Campbell yang merupakan teman satu ruangan di Virginia Commonwealth University berkumpul dan mulai berlatih bersama. Setelah kelulusan, masuklah anggota baru Randi Blythe (vokal) dan gitaris Abe Spear. Saat Morton kembali ke Virginia, dia kembali bergabung dan menami band mereka dengan sebutan “Burn The Priest”. Saat itu juga mereka meluncurkan album pertamanya di 1998 secara indie.
Tak lama, Spear keluar dan posisinya di re-placed oleh adik Chris Adler, Willie. Anggota baru,mereka mengubah nama band-nya menjadi Lamb Of God. Mereka langsung dijuluki “The New Wave of American Heavy Metal”album kedua mereka juga dirilis tahun ini.
Album ketiganya “As the Palaces Burn mendapat sambutan yang luarbiasa dari para pencinta musik Trash metal.dan banyak dipublikasikan oleh media.
Setelah sukses di album ke-3 mereka pindah ke Mayor label,Epic Records. Mereka kembali meluncurkan album ke 4nya Ashes of The Wake kembali mendapat sambutan hangat. Lamb Of God kembali meluncurkan album di tahun 2006 “Sacrament” yang lagi-lagi sukses dipasaran dan masuk ke 10 besar album CD metal tahun 2006.
Album2nya:
1998 Burn The Priest (Legion)
2000 New American Gospel (Prosthetic)
2003 As The Palaces Burn (Prosthetic)
2004 Ashes Of The Wake (Epic)
2006 Sacrament (Epic)
RAMONES
Dibentuk tahun 1974,dari Forest Hills,New York. Awalnya, Ramones mulai ngeband cuman dengan 3 orang, tepatnya Joey Ramone (lead Guitar), Dee Dee Ramone (bass), serta Tommy Ramone (dram). Dibentuk maret 1974, band ini langsung memperoleh perhatian bagi skema rock setempat pada bulan agustus, Ramones langsung manggung ke seluruh pelosok New York.
Saking bersilaunya Ramones, dalam waktu yang cuman 1 tahun, mereka langsung dikontrak ama Sire Records dan berkesempatan nongol atau manggung di TV, yaitu Radio City Studios. 1976, muncul album pertama mereka:”Ramones” menghadirkan musik yang bener2 seger dan berbeda dari musik2 lain yang bertebaran di zamanya maklum, Ramones sendiri sebenernya adalah salah satu pendiri genre musik punk bareng Sex Pistols.
Ramones sempet juga masuk di Spin Megazine, sang editor di majalah itu, Alan Chief bilang gini:”they would be the first ones to say that without The Ramones the whole punk movement never would have happened” tuh, hebat kan.
Album kedua dari The Ramones menyusul di 1977 “leave Home”, Ramones langsung tancep gas tur ke Eropa antara lain; Finlandia,London,trus mampir dan ngluncurin album “rocket to russia” di akhir 1977. Sayangnya. Tommy mutusin buat ninggalin Band, walaupun keluar dari band, Tommy tetep jadi produser The Ramones. Buat ngegantiinya, direkrutlah Mark Bell, mantan personel Richard’s Hells VoiVods”. Bareng Mark, lahirlah album Live legendaris kepunyaan The Ramones:”Its Alive”(album live dari konser mereka di London”.
Di akhir dekade menuju 1980, The Ramones mulai rekaman lagi, kali ini mereka rekaman dalam 5 studio yang berbeda! dan dari 5 studio itu, nongollah “Pleasant Dreams” sebuah album yang isinya sarat akan kritik2 sosial.
Di saat Joey ama Jhonny dalam kedaan nggak fit, MArk keluar dari band dan di re-placed ama Richard Beau, ex personel Velveteen dan ngrampungin album “Too Tough To Die”(1984).
Pas presiden Amrik(Ronald Reagan) ngunjungin pemakaman perang Nazi dan menimbulkan kontroversi, The Ramones ngluncurin lagu2 yang berisi protes mereka atas kunjungan tersebut(Animal Boy-klo ga salah lho… tolong kasih tau klo ada yang tau).
Menyusul album2 sebelumnya, muncul “Halfway To Sanity” di 1987, trus ada lagi album kompilasi “Ramonesmania” (1988) yang berisi 30 lagu terbaik The Ramones.
Richie-pun hengkang dan Mark balik lagi reunian dengan bergabung lagi ke bandnya. Bareng personil lamanya itu, Ramones ngluncurin “Brain Drain”(1989) salah satu lagu dari album tersebut jadi judul filmnya Stephen King. Lagi2 ada personil yang hengkang, kini Dee Dee yang minggat, beralih aliran ke Rap(suck!) yang berjuluk “Dee Dee King”. Dipilihlah Christopher Ward buat ngegantiin.Cuman sekedar informasi, Ramones juga punya album Live lainya yang berjudul:”Loco Live”(direkam di barcelona). Ramones juga sempet nongol di serial kartun legenderis The Simpsons.
Album2 lain The Ramones antara lain; “Mondo Bizzaro”(1992), “Acid Eaters”(ga disebutin taon-nya, ada yang tau?), dan terakhir “Adios Amigos”(1995). Ada juga “Greatest Hits Live” yang berisi lagu R.A.M.O.N.E.S. dan Any Way You Want It.
1996, tiap2 personel udah sibuk ama side-jobnya sendiri2 Marky punya band baru yang namanya “Marky Ramone and Intruder” ama “Marky Groups”, Dee Dee juga udah punya(banyak) album solo, Joey pun juga pengin nyusul punya album solo tapi sayangnya keburu meninggal.
Meninggalnya Joey Ramone (15 april 2001) lumayan dramatik juga….. Joey meninggal di rumah sakit di New York setelah berminggu2 menjalani perawatan kanker, pas moment terakhir sebelum meninggal, Joey yang ditemenin ama keluarganya sempet ndengerin lagunya U2:”In A Little While”….
Kematian Joey kemudian disusul oleh pertnernya, Dee Dee, dan bassis Ramonespun diisi sama Edgar Ramone, salah satu bassis dengan skill terbaik. Tapi mungkin DeeDee emang ga bisa lepas dari Ramones sampai2 Edgar bilang sendiri:
